www.solusikeluargaharmonis.com

7 Tips Memulai Peternakan Ayam Petelor Untuk Pemula

Selain untuk dikonsumsi langsung, telur ayam juga banyak diburu untuk campuran bahan pembuatan kue dan masih banyak yang lainnya. Untuk itulah snagat tidak mengherankan jika telur ayam sangat laris di pasaran.

Telur merupakan sumber protein hewani yang satu ini memang sangat digemari hampir dari semua lapisan masyarakat.

Telur bisa dikonsumsi dengan cara direbus, digoreng, atau juga bisa diolah menjadi berbagai macam jenis makanan menarik lainnya.

Banyaknya kebutuhan akan telur ayam ini membuat permintaan akan telur ayam semakin meningkat setiap harinya. Melihat situsi yang semacam ini Anda tentunya harus bisa untuk memanfaatkannya.

Prospek Usaha Peternakan Ayam Petelor

Meskipun bukan tergolong dari jenis usaha yang baru, namun prospek usaha peternakan ayam petelor masih menyimpan potensi besar untuk berkembang.

Selain itu potensi untuk dapat mendatangkan keuntungan yang besar juga masih sangat terbuka lebar.

Kebutuhan akan telur ayam yang setiap hari terus meningkat merupakan indikasi jika menggeluti jenis usaha yang satu ini merupakan sebuah pilihan yang sangat cerdas.

Apalagi untuk saat ini penyebaran telur ayam belum merata sampai ke daerah-daerah pelosok di Indonesia, bahkan untuk daerah tertentu di penjeru Indonesia harga telur ayam bisa melonjak sangat tinggi.

Jika di daerah Anda belum ada peternakan ayam petelor skala besar maka memilih usaha yang satu ini harus Anda lakukan.

Apalagi ayam petelor ini cukup mudah untuk diternakkan. Bahkan dengan modal yang minim sekalipun usaha peternakan ayam petelor ini sudah bisa untuk Anda jalankan.

Baik daging ataupun telurnya, semuanya bisa mendatangkan pemasukan apabila Anda memilih untuk melakukan usaha yang satu ini.

Manfaat Memelihara Usaha Peternakan Ayam Petelor

Pada awalnya, memelihara ayam petelor tujuan uatamanya adalah telur dan dagingnya. Namun, ternyata selain telurnya Anda dapat mengambil manfaat lain dari usaha ini.

Anda bisa memanfaatkan kotoran ayam petelor ini untuk dijadikan sebagai pupuk kandang ataupun bisa dimanfaatkan untuk makanan berbagai macam ikan, contohnya saja ikan lele.

Bulu-bulunya juag bisa Anda jual, sebab bulu-bulunya merupakan bahan dasar pembuat dari berbagai macam alat kebersihan dan kelut.

Selain itu, kotoran dari ayam petelor ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembauatan biogas.

Maka dari itu jika dilihat dari banyaknya manfaat saat melakukan usaha peternakan ayam petelor ini maka sangat pas kiranya jika Anda memilih usaha yang satu ini.

Cara Memulai Usaha Ayam Petelor Untuk Para Pemula

Apapaun usahanya, jika tidak dipersiapkan dengan perencanaan yang matang pasti hasilnya tidak akan maksimal. Begitupun juga dengan usaha ternak ayam petelor ini. Apalagi jika Anda merupakan pemula dalam usaha ternak ayam petelor ini.

Agar supaya usaha peternakan ayam petelor yang ingin Anda rintis ini sukses, maka ada beberapa tips yang bisa Anda ambil. Diantaranya adalah:

  1. Perencanaan Usaha

Bisnis ternak ayam petelor ini akan menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan manakala digarap dengan teknik dan juga kemampuan dalam melihat peluang usaha.

Bagaimana usaha ini akan dijalankan, proses apa saja yang perlu untuk dilakukan, naik turunnya harga, resiko seperti halnya kondisi pasar, cuaca dan penyakit, dan lain sebagainya.

Maka dari itu Anda harus memiliki perencanaan yang matang saat ingin memulai usaha peternakan ayam petelor ini.

  1. Penyiapan Modal

Sebelum memulai bisnis ini alangkah baiknya jika Anda melakukan survey dan analisis biaya terlebih dahulu.

Bisa dikatakan jika bisnis yang satu ini memerlukan modal yang besar. Akan tetapi besar kecilnya modal yang diperlukan tergantung dari skala usaha yang ingin Anda buat.

Jika Anda masih tahap pemula, disarankan untuk membuat peternakan ayam dengan skala yang setandar dulu.

Sebab meskipun skalanya tidak besar, jumlah modal yang Anda perlukan juga lumayan besar.

  1. Lokasi Kandang

Jika ingin usaha peternakan ayam petelor Anda berjalan dengan sukses, maka pemilihan lokasi juga sangat penting untuk diperhatikan.

Kenapa demikian, dikarenakan ayam petelor ini sangat sensitif, mudah kaget, dan kepansan, maka dari itu lokasi tempat pembuata kandang harus diperhatikan dengan serius.

Kenapa demikian, jika ayam petelor Anda sampai merasakan kondisi-kondisi seperti itu maka dijamin produksi telur akan merosot drastis dan tentunya Anda yang akan rugi.

  1. Pembuatan Kandang

Membuat kandang ayam petelor juga tidak bisa dilakukan dengan cara yang seenaknya sendiri. Tentunya ada konsep tersendiri dari kandang ayam petelor ini.

Agar supaya ayam petelor ini produksi telurnya semakin hari semakin meningkat maka konsep kandangnya juga harus dibuat dengan benar.

Usahakan jangan sampai desain dari kandang ayam petelor tersebut membuat ayam petelor merasa tidak nyaman. Sebab situasi seperti ini merupakan situasai yang sangat berbahaya.

  1. Penentuan Skala Usaha

Skala usaha ini bergantung pada jumlah ayam petelor yang akan Anda ternakkan dengan jumlah produksi telur pertahunnya.

Hal ini tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung yang dapat membuat produksi telur bisa berlangsung terus menerus.

Faktor pendukung yang dimaksud adalah besarnya modal, luasnya lahan, kapasitas dari kandang, permintaan pasar, dan biaya produksi.

Faktor-faktor tersebut sangat menentukan besarnya ayam petelor yang bisa dipelihara, semakin maksimalnya faktor pendukung maka semakin banyak pula ayam petelor yang bisa Anda ternakkan.

Dan semakin banyak ayam petelor yang bisa diternakkan maka secara otomatis peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar semakin terbuka lebar.

  1. Penyiapan Fasilitas Sarana

Cuaca, iklim, dan kondisi temperatur udara juga wajib untuk Anda perhatikan jika ingin usaha peternakan ayam petelor sukses.

Sebab jika ayam petelor ini merasa nyaman maka secara otomatis produksi telur yang akan dihasilkan juga semakin maksimal.

Hal ini dikarenakan ayam petelor merupakan jenis ayam yang sangat sensitif, sangat mudah kaget, dan kepanasan.

Jika ayam petelor sudah merasa tidak nyaman, maka yang terjadi selanjutnya adalah telur yang dihasilkan akan menjadi menurun.

32,2 derajat sampai dengan 35 derajat celcius merupakan temperatur yang sangat cocok untuk kandang ayam petelor ini.

  1. Desain Kandang

Selain fasilitas harus mendukung, tata letak dari interior ayam petelor juga harus di desain sedemikian rupa sehingga dapat membuat ayam petelor merasa nyaman dan tidak kepanasan.

Sirkulasi udaranya juga harus ditata dengan baik. Peletakan pakannya juga harus diletakkan ditempat yang tepat juga.

Tempat minum, tempat ransum, dan tempat obat-obatan juga harus di desain dengan tepat agar suapaya ayam petelor merasa nyaman sehingga produksi telurnya akan semakin banyak. Selain itu sistem penerangannya juga harus dikonsep dengan cara yang tepat.

Itulah 7 tips saat ingin memulai usaha peternakan ayam petelor yang bisa Anda contoh. Dikarenakan peluang usaha ayam petelor ini sangat menjanjikan maka jangan sampai Anda tidak memanfaatkan moment berharga seperti ini.

 

 

www.solusikeluargaharmonis.com
author
No Response

Leave a reply "7 Tips Memulai Peternakan Ayam Petelor Untuk Pemula"